Home
Ungkapan Kata Hati
Tak Seperti Biasa PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   

Suatu ketika di pagi yang cerah dan tidak gerimis seperti biasanya
Aku dikejutkan oleh teguran dan sapaan bentukmu yang gak nyata

"Kenapa kamu gelisah terus? kenapa kamu terus bersedih?" kau selalu bertanya

"Apa yang kau risaukan teman?" kau terus nyerocos bertanya sendiri

"Ah...ndak apa-apa kok"

Begitulah, dan jawabanku pun selalu sama di setiap lamunan yang singgah

"Aku mencoba mencari dunia, teman. Aku coba pahami makna tangisannya, dan aku coba larut dalam kesedihannya"

"Dunia apa?" kau kembali bertanya dengan mimik penuh tanda tanya

"Sebuah dunia, yang aku tulisi pada puisi, yang aku lihat pada pupil mata mungilmu, yang aku rasakan dari waktu ke waktu"

Dan suatu ketika kau hadir kembali di sudut bening tetesan air tangisan

"Mukamu kok pucat, teman?"

Semestinya jawabanku pun seharusnya tetap sama tapi,
Kali ini sepi
Kali ini aku pergi..

 
satu saja PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
Di bukumu,
Terlukis impian kita dahulu
Satu,diantara berjuta garis hidup
Yang indah dan kucoba menaruh
Gambar-gambar kecil kesetiaan
Di sudut buku harianmu
Sampai ku lelah sampai ku tanya
Akankah tetap putih ketulusanku
Ataukah kumal telah mencurimu?
Di bukumu kuisikan rindu
Meski hanya hitam yang tersisa untukku

Mojosari, 04-08-2003
 
Kau Dan ... PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
Senja masih begitu indah
Saat kau hibur aku dengan tangisan yang tulus, mungkin
Aku sadari atau tidak biarlah apa adanya 
 
Debat PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
   :Dan d.d.k.a.t.m.b

Kau masih saja suka begadang dan tak tidur
Sibuk mencari kata-kata diantara dengkur
Tidurku dan tidur orang sepertiku

Kau asah kata yang kau dapat malam itu
Kau bentuk sedemikian hingga serupa sangkur
Dan bersiap menungguku di batas pengukur
 
Dalam Sepi PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
love
 
Pelabuhan Tak Bertepi PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
Pelabuhan tak bertepi. sepi
Sunyi mencekam menelan keheningan
Gelap yang terasa kian kelam dan
Pekat
Merangkai kebisuan diantara hening
Dan keterasingan
 
Masihkah PDF Print E-mail
Written by admin   

Hei, masihkah kau disini?

(tersadar aku d.l.t)

Kusapu pelukan hujan itu

Sekali kah, hei

Kehangatan itu kurasakan?


Aku kan katakan kepada cinta

Tentangmu dan juga cita-citamu

Bahwa jauh dan pasti kau berlabuh

Selayar ataupun dua sayap

Pasti kan, ya hei?


Aku kini tahu arti mentari setelah hujan

Dan senja mengiring malam hari-hariku

Hidup ini indah kawan

Kenapa kamu harus menangis?


Kuusap belaian bencimu

Sekali kah, hei

Masihkan kau disini?


Ditulis pertama kali pada 14-02-2003

 

*********************** 

Modified 15-08-2008

Terima Kasih untuk teman2 yang udah berminat dan kasih comment di postingan ini :

Marsini

Gajah Pesing

Dhany 

Iwan 

Pak Sawali 

 

 
Agar Ku Tau PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   

Kutatap satu per satu perbedaan itu

 

Biru atau ungu aku nggak begitu tahu

 

Antara impian dan kenyataan

 

Terangkum dalam sebuah kisah

 

Penuh harap dan keinginan

 

Hingga datang bayangmu & kenangan

 

Memetik musikku di hamparan sepi

 

Agar kutahu bahwa sebuah harapan

 

Atau keinginan

 

Atau impian dan atau kenyataan

 

Bisa berbeda dari yang kita rencanakan

 

Tapi tetap kutatap perbrdaan itu

 

Sampai ku tahu bersama kenangan dulu

 

Bahwa pasti ku pasti berlalu

 

Dan sendiri dalam pelukan rindu

 

 

Lovely place September 8, 2002

 
Dimana? PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   

 

Nggak ada bila kucari dalam emosi

atau juga hingar bingarnya pasar pagi

sebuah bayangmu dan sebentuk kenangan

hanya terlukis dalam bias pelangi

itu pun kalau aku masih bisa berdiri

menyambut senyuman hangat mentari

dan dirimu, dimana dapat kutemui?

hujan hilang diatas aspal ketika sore

masih adakah bayang-banyangmu?

karena hujan itu bukanlah terakhir

meski tangis pun dapat mengukir

salam terakhir yang mungkin tak terpikir

dan memang tak ada bila kucari dalam sepi

dimana? 

 
Ketika Badai Belum Berlalu PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   

 

Bismillahirrahmannirrahim..
Ba'da Tahmid & Shalawat

Ikhwah fillah..
Ketika samudera kehidupan tengah kita jalani, tak jarang
kita akan dihadapkan dengan berbagai macam gangguan...
ujian, cobaan, halangan, rintangan.....
Kadang, kita merasa mudah untuk melaluinya, namun terkadang
dada kita akan serasa sesak dibuatnya....

Bahkan, bila ujian itu datang begitu bertubi-tubi...
seolah tidak ada kesempatan untuk menarik nafas
terkadang dada ini terasa begitu sesak..
untuk menghadapi satu-demi-satu ujian yang datang...

 
Cukuplah PDF Print E-mail
Written by Agung Mojosari   
Sangat indah bila kubayangkan
Pesona wajahmu di garis mata ini
Melambai anganku membawanya pergi
Di balik tirai malam yang makin sunyi
Menyibak tirani cinta di dalam hati
 
Belum dapat kulupakan sihir senyummu
Menyeret hatiku dan memaksanya mengakui
Kalau aku memang suka kamu
Bersama sinar fajar pagi yang kunanti
Mengabadikannya dalam bingkai relung hati
Lewat memori birunya cinta kasih
 
Dengan atau tanpa dirimu
Aku kan jelang hari esok
Karena cinta tak harus milikimu
Cukuplah malam ini kubayangkan kamu
 

Who's Online

Visitor

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday78
mod_vvisit_counterYesterday56
mod_vvisit_counterThis Week134
mod_vvisit_counterThis Month1207
mod_vvisit_counterAll40045

Mojosari Statistics

Visitors: 66495